Volkanovski Finis Cepat di Ronde Kedua
Alexander Volkanovski mempertahankan gelar kelas bulunya dengan cara meyakinkan di UFC 333. Petarung Australia itu mengalahkan penantang tak terkalahkan Movsar Evloev lewat technical knockout pada ronde kedua, tepatnya pada menit 4:54, di Etihad Arena, Abu Dhabi, Sabtu (24/10/2026).
Volkanovski yang berusia 38 tahun sempat mendapat luka di bawah mata kirinya, tetapi ia justru makin agresif pada ronde kedua. Serangkaian pukulan keras membuat Evloev terdesak ke pagar oktagon, lalu terjatuh, sebelum wasit Marc Goddard menghentikan pertarungan dengan enam detik tersisa di ronde tersebut.
Kekalahan itu menjadi yang pertama bagi Evloev dalam 20 pertarungan profesional. Bagi Volkanovski, kemenangan ini menegaskan statusnya sebagai salah satu petarung kelas bulu terbaik sepanjang masa, setelah melewati serangkaian pertarungan gelar.

Janji kepada Istri di Hari Jadi Pernikahan
Usai pertarungan, Volkanovski mengungkapkan alasan di balik keinginannya menang cepat. Ia mengaku sudah berjanji kepada istrinya untuk menyelesaikan pertarungan dengan cepat karena hari jadi pernikahan mereka jatuh pada Rabu sebelumnya, agar istrinya tidak terlalu tegang menyaksikan dari pinggir oktagon.
Volkanovski juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang ia terima dari staf UFC, para petarung, dan para penggemar. Ia menyebut dukungan itu terasa luar biasa sepanjang kariernya di oktagon.
Pertarungan utama UFC 333 digelar di Etihad Arena di Pulau Yas, Abu Dhabi.
Yan Menang Angka Mutlak atas Dvalishvili
Pada partai pendamping utama, Petr Yan mempertahankan gelar kelas bantamnya dengan mengalahkan Merab Dvalishvili lewat keputusan mutlak. Ketiga juri memberi skor identik 48-47 untuk Yan setelah lima ronde yang berjalan dengan tempo tinggi sejak bel pertama.
Dvalishvili tampil agresif pada dua ronde awal dan berkali-kali mencoba takedown, tetapi Yan mulai menemukan ritme pada ronde ketiga lewat tendangan ke badan dan rangkaian pukulan bersih. Pada ronde penentuan, kedua petarung sama-sama menguras tenaga hingga keputusan harus ditentukan juri.
Kemenangan ini menjadi kemenangan kedua Yan atas Dvalishvili, setelah ia merebut gelar dari petarung Georgia itu lewat keputusan mutlak pada Desember 2025. Hasil UFC 333 sekaligus menutup malam dua gelar di Abu Dhabi dengan dua juara yang tetap memegang sabuknya.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!