Harga emas Antam hari ini

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Logam Mulia bertahan pada perdagangan Jumat (23/10/2026). Berdasarkan data emasantam.id yang dikutip industry.co.id, harga emas Antam ukuran 1 gram tercatat Rp2.550.000 per gram, sama dengan nilai pada perdagangan sehari sebelumnya.

Harga pembelian kembali (buyback) emas Antam juga tidak berubah, yakni Rp2.365.000 per gram. Harga acuan perak murni Antam bertahan di Rp38.850 per gram.

Harga Emas Antam 23 Oktober 2026 Rp2.550.000
Emas batangan Antam kemasan bersertifikat (ilustrasi). (Sumber: Bareksa)

Harga emas di Pegadaian

Di Pegadaian, harga tiga produk emas — Galeri 24, Antam, dan UBS — juga tidak berubah pada Jumat ini. Untuk ukuran 1 gram, Galeri 24 dijual Rp2.499.000, Antam Rp2.589.000, dan UBS Rp2.524.000, berdasarkan data yang diperbarui Jumat pagi dan dikutip suaragarut.id.

Harga buyback emas 1 gram Galeri 24 tercatat Rp2.354.000, sedangkan buyback Antam dan UBS masing-masing Rp2.328.000 per gram. Untuk ukuran 0,5 gram, Antam dijual Rp1.345.000 dan Galeri 24 Rp1.311.000.

Emas dunia anjlok ke terendah sejak Agustus

Berbeda dengan pasar domestik, harga emas dunia anjlok pada perdagangan 22 Oktober 2026. Harga emas spot (XAU/USD) jatuh sekitar 2,3-2,4 persen ke kisaran US$4.041-US$4.045 per troy ounce — level terendah sejak awal Agustus 2026.

Pelemahan dipicu kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi menjelang keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) pada 27-28 Oktober serta rilis data PCE pada 29 Oktober. Penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun hingga sekitar 5,14 persen membuat emas — yang tidak memberikan bunga — kurang menarik bagi sebagian investor.

Konteks tren harga

Harga emas Antam sempat turun Rp4.000 per gram pada 22 Oktober — penurunan hari ketiga berturut-turut — sebelum akhirnya bertahan hari ini. Sementara itu di platform Pluang, harga beli emas Antam 1 gram tercatat Rp2.321.683 pada 23 Oktober pagi, turun Rp4.374 dari hari sebelumnya.

Perbedaan pergerakan pasar internasional dan domestik menunjukkan perubahan harga global tidak selalu langsung tercermin pada produk logam mulia dalam negeri pada hari yang sama. Kurs rupiah, struktur harga produk, dan kebijakan penetapan harga penyedia turut memengaruhi harga domestik.