Api Diduga dari Bengkel Las, Merembet ke Enam Bangunan
Kebakaran melanda kawasan Ciracas, Jakarta Timur, pada Sabtu dini hari, 24 Oktober 2026. Api diduga berasal dari sebuah bengkel las di Jalan Raya Ciracas, lalu merembet ke bangunan-bangunan di sekitarnya.
Menurut laporan Liputan 6, api dari bengkel las itu merembet ke enam bangunan lain. Laporan iNews Pagi pada hari yang sama menyebut total tujuh bangunan dilalap kebakaran, angka yang selaras dengan hitungan bengkel asal api ditambah enam bangunan yang ikut terbakar.
Kedua pemberitaan yang terbit pada hari yang sama itu sepakat pada angka-angka kunci peristiwa ini: tujuh bangunan terdampak, empat belas mobil pemadam, dan tujuh puluh personel. Keselarasan angka dari dua media yang berbeda itu menjadi dasar pelaporan artikel ini, sementara penyebab pasti kebakaran belum diumumkan secara resmi.
70 Personel dan 14 Mobil Damkar Dikerahkan
Sebanyak 14 mobil pemadam kebakaran dan 70 personel dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain. Petugas berjibaku selama sekitar satu jam hingga api berhasil dipadamkan.
Pengerahan puluhan personel dan belasan unit mobil pemadam itu menunjukkan skala kebakaran yang cukup besar untuk kawasan permukiman dan pertokoan di tepi jalan raya tersebut.
Upaya pemadaman difokuskan agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi. Api yang sudah merembet dari satu bangunan ke bangunan tetangga memang menjadi risiko terbesar dalam kebakaran di kawasan padat, sehingga kecepatan pengerahan unit pemadam menjadi penentu luasnya kerusakan.
Satu Pria Luka Bakar Usai Melompat dari Lantai Dua
Di tengah kobaran api, seorang pria dievakuasi warga usai melompat dari lantai dua bengkel las yang terbakar. Pria tersebut mengalami luka bakar di punggung.
Peristiwa penyelamatan itu terekam dalam video yang beredar dan menjadi sorotan pemberitaan, karena pria tersebut harus menyelamatkan diri dari lantai atas bangunan yang sudah dilalap api.
Penyebab Masih Diselidiki
Hingga pemberitaan ini disusun, penyebab pasti kebakaran belum disampaikan secara resmi. Laporan iNews masih mempertanyakan kronologi kebakaran dan penyebab munculnya api, sehingga kesimpulan soal pemicu kebakaran belum dapat dipastikan.
Kebakaran bengkel las seperti ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap sumber api di tempat usaha, terutama bahan dan peralatan yang mudah terbakar di sekitar area kerja.
Warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran juga berperan dalam penyelamatan awal, seperti terlihat dalam evakuasi pria yang melompat dari lantai dua bengkel. Namun, penanganan api sendiri tetap menjadi tugas petugas pemadam, karena kobaran api di bangunan yang sudah terbakar sangat berbahaya bagi orang yang tidak terlatih.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!